Melihat Perbedaan Kayak Pedal dan Kano

Melihat Perbedaan Kayak Pedal dan Kano

Bagi sebagian besar orang yang mengenal olahraga air tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah kayak pedal bukan? Ini adalah alat olahraga air yang berupa perahu kecil untuk bisa menjangkau berbagai daerah perairan. Dilihat sekilas bentuknya hampir mirip dengan kano. Hal yang terkadang membuat semua orang merasa bingung dalam membedakannya.

Diantara kano dan kayak memiliki ukuran yang hampir sama dan ringan untuk di kayuh serta mudah untuk dikendalikan oleh para penggunanya. Akan tetapi pada dasarnya keduanya memiliki berbagai keunikan masing-masing. Meskipun sama-sama dapat digunakan untuk kegiatan relaksasional serta olahraga air atau memancing tentu saja ada beberapa hal perbedaan yang mencolok diantara keduanya.

Kano serta kayak dapat diklasifikasikan dengan berpedoman pada huruf serta angka. Huruf tersebut akan mengacu pada tipe yang akan digunakan. Sementara itu nomor menjadi salah satu bahan acuan bagi para pendayung perahu. Ada berbagai macam jenis kano serta kayak yang digunakan untuk aktivitas air lainnya. Misalnya saja, kamu yang digunakan untuk satu benda yang saja disebut dengan C1( solo). Sementara itu untuk jenis kano bermuatan 2 orang disebut dengan C2 ( tandem)

Kayak Pedal juga diklasifikasikan menjadi beberapa jenis. Ada kayak Solo yang disebut juga dengan K1. Sementara itu untuk jenis kayak tandem masuk dalam kategori K2. Ada juga kayak K4 yang bisa menampung penumpang paling banyak 4 orang.

Sementara itu perbedaan juga terlihat dari fungsi keduanya. Perahu kano dianggap menjadi salah satu jenis perahu yang praktis dan luas serta mudah dalam pengaturannya. Sudah dilengkapi dengan berbagai fitur yang akan membuat kamu nampak bagus digunakan menikmati suasana perairan atau melakukan olahraga air.

Sementara itu untuk kayak Pedal mampu menampung orang dengan jumlah sedikit saja. Tetapi lajunya lebih cepat daripada kano. Itulah yang menjadi penyebab kayak lebih banyak peminatnya untuk berbagai kondisi air yang cukup menantang. Ini juga sangat cocok untuk digunakan sebagai sarana untuk memancing atau melakukan berbagai aktivitas air lainnya.

Sementara itu dari segi dayung juga berbeda dengan penggunaan kano. Para pedayung harus menggunakan dayung dengan bentuk berbilah tunggal. Sementara itu untuk perahu kayak pedal pedayungnya harus menggunakan dayung berbilah ganda. Hal tersebut karena posisi duduknya akan lebih rendah sehingga untuk dayung berbilah tunggal tidak mampu memberikan daya dorong yang cukup kuat dan efektif.


Leave a Reply

Your email address will not be published.